Jakarta, 9 Mei 2026 – Aparat berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sejumlah satwa eksotis yang diduga dilakukan seorang warga negara Thailand. Pelaku disebut menggunakan modus tidak biasa dengan menyembunyikan hewan-hewan tersebut di dalam pakaian ketat jenis legging untuk menghindari pemeriksaan petugas.
Dalam pengungkapan kasus itu, aparat menemukan beberapa satwa seperti kadal dan marmoset yang diduga akan diselundupkan secara ilegal. Hewan-hewan tersebut diketahui termasuk jenis yang memiliki nilai jual tinggi di pasar perdagangan satwa eksotis.
Petugas mulai curiga setelah mendeteksi gerak-gerik mencurigakan saat pemeriksaan dilakukan di area keberangkatan. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, satwa-satwa tersebut ditemukan dalam kondisi disembunyikan di bagian tubuh pelaku menggunakan metode yang dinilai berisiko bagi keselamatan hewan.
Pihak berwenang menyatakan penyelundupan satwa liar masih menjadi persoalan serius karena melibatkan jaringan perdagangan ilegal lintas negara. Satwa eksotis sering menjadi target perdagangan gelap karena tingginya permintaan kolektor tertentu.
Selain melanggar aturan konservasi, penyelundupan dengan cara seperti itu juga dinilai membahayakan kondisi hewan. Banyak satwa yang mengalami stres, cedera, bahkan kematian akibat proses pengangkutan ilegal yang tidak layak.
Pengamat konservasi menilai perdagangan satwa liar ilegal berdampak besar terhadap kelestarian spesies dan keseimbangan ekosistem. Karena itu, pengawasan di pintu masuk dan keluar negara terus diperketat untuk mencegah praktik serupa.
Pihak berwenang kini masih mendalami tujuan pengiriman dan kemungkinan keterlibatan jaringan perdagangan satwa internasional di balik kasus tersebut. Pelaku juga menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dokumen dan asal-usul hewan yang dibawa.
Kasus penyelundupan satwa dengan modus unik sebenarnya bukan pertama kali terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir, aparat di berbagai negara menemukan berbagai cara ekstrem yang digunakan pelaku untuk menyembunyikan hewan demi menghindari pemeriksaan.
Masyarakat dan aktivis lingkungan berharap penindakan terhadap perdagangan satwa ilegal dilakukan lebih tegas karena aktivitas tersebut tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengancam keberlangsungan populasi satwa liar.
Hingga kini, aparat masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar dalam kasus penyelundupan satwa eksotis tersebut.







