Jakarta, 3 Mei 2026 – Wilayah Pacitan mendapat perhatian sebagai salah satu daerah yang berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri yang menilai daerah tersebut memiliki kekayaan alam dan budaya yang dapat dikembangkan lebih optimal.
Pacitan dikenal memiliki beragam destinasi wisata, mulai dari pantai hingga gua dengan keindahan alam yang masih alami. Potensi ini dinilai mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara jika dikelola dengan baik.
Wamendagri menekankan pentingnya pengembangan infrastruktur untuk mendukung sektor pariwisata. Akses jalan, fasilitas umum, serta layanan pendukung lainnya perlu ditingkatkan agar wisatawan dapat menikmati perjalanan dengan nyaman.
Selain infrastruktur, promosi wisata juga menjadi faktor penting. Pemerintah daerah didorong untuk lebih aktif dalam memasarkan potensi wisata Pacitan melalui berbagai platform, termasuk media digital.
Pengembangan sumber daya manusia di sektor pariwisata juga menjadi perhatian. Pelatihan bagi pelaku usaha lokal diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan serta memberikan pengalaman yang lebih baik bagi wisatawan.
Di sisi lain, aspek keberlanjutan juga harus diperhatikan. Pengelolaan wisata yang ramah lingkungan dinilai penting untuk menjaga keindahan alam Pacitan agar tetap terjaga dalam jangka panjang.
Pemerintah pusat menyatakan siap mendukung upaya pengembangan wisata di daerah melalui berbagai program. Kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan potensi tersebut.
Warga setempat menyambut positif dorongan ini. Mereka berharap pengembangan pariwisata dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah.
Dengan potensi yang dimiliki, Pacitan dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. Pengelolaan yang tepat diharapkan mampu membawa daerah ini ke level yang lebih tinggi dalam industri pariwisata nasional.





