Jakarta, 3 Mei 2026 – Wakil Ketua MPR memberikan apresiasi terhadap komitmen Prabowo Subianto dalam memperhatikan kesejahteraan buruh di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan yang dinilai berpihak pada pekerja.
Menurut Wakil Ketua MPR, perhatian pemerintah terhadap buruh tercermin dalam berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan tenaga kerja. Ia menilai bahwa komitmen tersebut penting untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi nasional.
Prabowo disebut memiliki visi yang jelas dalam memperkuat sektor ketenagakerjaan. Fokus pada peningkatan kualitas tenaga kerja, perlindungan hak pekerja, serta penciptaan lapangan kerja menjadi bagian dari strategi yang diusung pemerintah.
Selain itu, pemerintah juga dinilai aktif mendorong dialog antara pekerja, pengusaha, dan pemangku kepentingan lainnya. Pendekatan ini dianggap penting untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis.
Wakil Ketua MPR menegaskan bahwa pekerja merupakan tulang punggung pembangunan ekonomi. Oleh karena itu, kebijakan yang mendukung kesejahteraan buruh harus terus diperkuat.
Di sisi lain, sejumlah kalangan berharap komitmen tersebut dapat diwujudkan secara konsisten melalui kebijakan yang konkret. Implementasi di lapangan menjadi faktor penting dalam memastikan manfaat dapat dirasakan langsung oleh pekerja.
Pemerintah juga diharapkan terus meningkatkan program pelatihan dan pengembangan keterampilan. Hal ini penting agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing di tingkat global.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan upaya peningkatan kesejahteraan buruh dapat berjalan lebih efektif. Sinergi antara pemerintah, legislatif, dan sektor industri menjadi kunci dalam mencapai tujuan tersebut.
Pernyataan ini mencerminkan harapan bahwa pekerja tidak akan ditinggalkan dalam proses pembangunan nasional. Komitmen terhadap kesejahteraan buruh diharapkan dapat terus menjadi prioritas di masa mendatang.





