Jakarta, 30 September 2026 – Duta Besar Republik Indonesia Junimart Girsang menyatakan dukungan terhadap Dewan Pimpinan Luar Negeri Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (DPLN Gekrafs) Italia dalam mengembangkan potensi ekonomi kreatif Indonesia di pasar internasional. Dukungan tersebut diarahkan untuk memperluas ruang promosi, kolaborasi, dan pemasaran bagi produk maupun pelaku kreatif Indonesia di Italia. Ekonomi kreatif dipandang memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu penghubung hubungan antarmasyarakat sekaligus memperkuat kerja sama ekonomi kedua negara. Kehadiran jaringan Gekrafs di Italia diharapkan mampu menjembatani pelaku usaha Indonesia dengan ekosistem kreatif setempat. Langkah tersebut juga membuka kesempatan bagi produk nasional untuk memperoleh pengenalan yang lebih luas di kawasan Eropa.
Italia memiliki ekosistem kreatif yang kuat dalam berbagai sektor seperti fesyen, desain, kuliner, seni, hingga produk gaya hidup. Kondisi tersebut memberikan peluang bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia untuk mempelajari perkembangan pasar sekaligus membangun kerja sama dengan mitra setempat. DPLN Gekrafs Italia dapat memainkan peran dengan memetakan peluang yang sesuai dengan karakter produk dan kemampuan pelaku usaha Indonesia. Promosi juga perlu dilakukan secara terarah agar produk yang diperkenalkan memiliki daya saing dan dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan konsumen. Dukungan perwakilan Indonesia menjadi penting untuk memperkuat jaringan dan membuka komunikasi dengan berbagai pihak yang relevan.
Pengembangan ekonomi kreatif di luar negeri tidak hanya bergantung pada kemampuan menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga membutuhkan strategi pemasaran yang memahami karakter pasar tujuan. Pelaku usaha Indonesia perlu memperhatikan desain, kualitas, kemasan, konsistensi produksi, hingga standar yang berlaku di negara tujuan. Kehadiran organisasi seperti Gekrafs dapat membantu mempertemukan pelaku kreatif dengan jaringan bisnis, komunitas, dan mitra potensial. Kolaborasi tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan produk secara lebih terstruktur. Dengan pendekatan yang tepat, pasar Italia dapat menjadi salah satu titik pengembangan produk kreatif Indonesia menuju wilayah Eropa yang lebih luas.
Dukungan Dubes Junimart juga menunjukkan pentingnya keterlibatan diaspora dan masyarakat Indonesia di luar negeri dalam memperkuat promosi ekonomi kreatif nasional. Mereka memiliki pemahaman mengenai kondisi setempat yang dapat membantu pelaku usaha mengenali karakter konsumen serta pola bisnis di negara tujuan. Jaringan diaspora dapat berfungsi sebagai penghubung antara produsen di Indonesia dan calon mitra di luar negeri. Peran tersebut semakin penting bagi usaha mikro, kecil, dan menengah yang belum memiliki akses langsung terhadap jaringan internasional. Kolaborasi antara perwakilan pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha dapat membuat proses ekspansi menjadi lebih terarah.
Ekonomi kreatif juga memiliki keunggulan karena membawa unsur budaya dan identitas Indonesia dalam produk yang dipasarkan. Kerajinan, fesyen, kuliner, desain, musik, serta berbagai karya kreatif dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan Indonesia kepada masyarakat internasional. Namun, identitas budaya tersebut tetap perlu dipadukan dengan inovasi agar produk mampu bersaing dan relevan dengan perkembangan pasar. Pelaku kreatif dituntut memahami tren tanpa kehilangan karakter yang menjadi pembeda dari produk negara lain. Pertemuan antara kekuatan tradisi dan inovasi dapat menjadi nilai tambah ketika produk Indonesia memasuki pasar global.
Penguatan DPLN Gekrafs Italia juga dapat membuka kesempatan bagi penyelenggaraan berbagai kegiatan promosi dan kolaborasi pada masa mendatang. Pameran, forum bisnis, pertukaran pelaku kreatif, hingga kegiatan kebudayaan dapat dimanfaatkan untuk memperluas jaringan. Kegiatan semacam itu memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk memperoleh masukan langsung mengenai produk sekaligus memahami kebutuhan pasar. Hubungan yang dibangun melalui kegiatan kreatif juga berpotensi berkembang menjadi kerja sama perdagangan dan investasi. Karena itu, kesinambungan program menjadi penting agar promosi tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Dukungan Dubes Junimart terhadap DPLN Gekrafs Italia diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat posisi ekonomi kreatif Indonesia dalam jaringan internasional. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan dukungan tersebut menjadi program yang mampu memberikan akses pasar, kemitraan, dan peluang bisnis nyata bagi pelaku kreatif. Gekrafs Italia dapat mengambil peran strategis dalam mempertemukan potensi dari Indonesia dengan kebutuhan serta peluang yang berkembang di Italia. Kerja sama yang konsisten antara pemerintah, diaspora, komunitas, dan dunia usaha juga diperlukan untuk menjaga keberlanjutan program. Dengan jaringan yang semakin luas dan strategi promosi yang terarah, ekonomi kreatif Indonesia memiliki peluang memperbesar kontribusinya sekaligus memperkuat citra Indonesia di pasar Eropa.





