Amerika Latin: Ekonomi Meksiko & Retaliasi Tarif dalam Perang Dagang Global

https://assets-studiohub.kompas.com/video2019/73f614858444241bddf143/fba94937909eb4f808311727f7761d7b/fba94937909eb4f808311727f7761d7b.jpg

Meksiko menghadapi tantangan ekonomi signifikan akibat kebijakan tarif yang diterapkan oleh Amerika Serikat. Pada 1 Agustus 2025, Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif 30% pada semua produk impor dari Meksiko, sebagai respons terhadap dugaan ketidakcukupan upaya Meksiko dalam menghentikan perdagangan narkoba dan imigrasi ilegal .Americas Quarterly

Dampak Ekonomi bagi Meksiko

Pengenaan tarif ini diperkirakan akan menurunkan ekspor Meksiko ke AS sebesar 12% dan mengurangi Produk Domestik Bruto (PDB) negara tersebut hingga 4% pada tahun 2025 . Sektor-sektor yang paling terdampak meliputi otomotif, pertanian, dan manufaktur.Reuters

Respons Retaliasi Meksiko

Sebagai balasan, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengumumkan akan memberlakukan tarif balasan terhadap produk-produk AS, dengan kisaran antara 5% hingga 20%, pada barang-barang seperti daging babi, keju, produk pertanian, baja, dan aluminium. Namun, sektor otomotif akan dikecualikan dari tarif ini .tv.kontan.co.id+1Bisnis.com+1

Kolaborasi dengan Kanada

Meksiko juga berupaya memperkuat hubungan perdagangan dengan Kanada untuk mengurangi ketergantungan pada AS. Presiden Sheinbaum dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney sepakat untuk meningkatkan kolaborasi perdagangan dan mempertahankan perjanjian perdagangan bebas Amerika Utara (USMCA) .Reuters

Strategi Diversifikasi Ekonomi

Untuk mengurangi dampak dari tarif AS, Meksiko berencana meningkatkan produksi domestik di sektor-sektor seperti jagung, beras, dan energi terbarukan. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada impor dari AS dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional .

Kesimpulan

Perang dagang antara AS dan Meksiko menunjukkan dampak signifikan terhadap ekonomi Meksiko. Melalui strategi retaliasi yang terukur, kolaborasi dengan mitra regional, dan diversifikasi ekonomi, Meksiko berupaya memitigasi efek negatif dari kebijakan tarif AS dan mempertahankan stabilitas ekonominya.

Related Posts

Modal Bangun Pabrik Mini Sawit Kapasitas 10 Ton TBS per Jam Bisa Tembus Puluhan Miliar Rupiah

Jakarta, 20 September 2026 – Pembangunan pabrik kelapa sawit mini berkapasitas 10 ton tandan buah segar (TBS) per jam membutuhkan investasi yang tidak sedikit meskipun skalanya jauh lebih kecil dibandingkan…

Investor Mode Korea Selatan Siapkan Pabrik Baru di Batang dengan Investasi Ratusan Miliar

Jakarta, 8 Mei 2026 – Sebuah perusahaan fesyen asal Korea Selatan berencana membangun fasilitas produksi baru di kawasan industri Batang, Jawa Tengah, dengan nilai investasi mencapai sekitar Rp429 miliar. Langkah…

You Missed

Teknologi Sehari: BYD Atto 3 EX Meluncur hingga Arah Baru Inovasi OpenAI

Teknologi Sehari: BYD Atto 3 EX Meluncur hingga Arah Baru Inovasi OpenAI

Dubes Junimart Dorong Gekrafs Italia Perluas Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia

Dubes Junimart Dorong Gekrafs Italia Perluas Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia

Suami Teridentifikasi Tim DVI, Istri Korban KM Virgo Mengaku Lega dan Ikhlas

Suami Teridentifikasi Tim DVI, Istri Korban KM Virgo Mengaku Lega dan Ikhlas

ATSI Soroti Tantangan Besar Penerapan Mobile Number Portability di Indonesia

ATSI Soroti Tantangan Besar Penerapan Mobile Number Portability di Indonesia

Pakar: Konsep Halal Berkembang Jadi Ekosistem Industri Bernilai Tambah

Pakar: Konsep Halal Berkembang Jadi Ekosistem Industri Bernilai Tambah

Festival Kue Bulan di Tangerang Jadi Momentum Pelestarian Tradisi dan Kebersamaan

Festival Kue Bulan di Tangerang Jadi Momentum Pelestarian Tradisi dan Kebersamaan